Friday, 17 Apr 2026

Edukasi Anti-Plagiasi dan Visibilitas Publikasi: Nasrul Fahmi Zaki Fuadi Bekali Operator FITK dengan Keterampilan Teknis Mutakhir

2 minutes reading
01 Oct 2025

Semarang – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menunjukkan komitmen seriusnya terhadap integritas akademik dan pengelolaan aset digital dengan menggelar Workshop Operator Program Studi pada Selasa, 30 September 2025. Dari 40 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan, tenaga kependidikan, dan operator prodi, fokus utama workshop diletakkan pada penguasaan alat digital esensial, yang salah satunya dibawakan secara komprehensif oleh Nasrul Fahmi Zaki Fuadi, M.Si.

​Nasrul Fahmi Zaki Fuadi didapuk menjadi narasumber untuk dua sesi krusial, berfokus pada pilar-pilar penting dalam menjaga kualitas dan visibilitas karya ilmiah dosen.

Mendalami Turnitin dan Deteksi AI

​Dalam sesi pertama dan kedua yang dibawakannya, Nasrul, secara mendalam membahas kebijakan dan teknik penggunaan akun Turnitin UIN Walisongo. Turnitin adalah perangkat lunak anti-plagiasi yang kini menjadi standar dalam pemeriksaan integritas karya ilmiah.

​Ia tidak hanya menjelaskan fitur pemeriksaan similarity (kemiripan), tetapi juga membawa peserta memahami fitur deteksi tulisan AI yang semakin relevan di era digital. Penguasaan Turnitin dianggap vital oleh FITK untuk memastikan setiap laporan penelitian dan karya ilmiah memenuhi standar kejujuran akademik tertinggi.

Sinkronisasi Data Publikasi Ilmiah: Google Scholar dan SINTA

​Selain Turnitin, Nasrul juga membekali operator prodi dengan keterampilan praktis dalam pengelolaan laporan penelitian dan sinkronisasi data publikasi ilmiah dosen pada dua platform utama: Google Scholar dan SINTA (Science and Technology Index).

​Dalam sesi ini, para peserta diajak langsung praktik mengenai teknik verifikasi dan pembaruan data di kedua platform tersebut. Data yang akurat dan terbarukan di Google Scholar dan SINTA adalah kunci untuk meningkatkan reputasi dan akreditasi program studi.

​Dekan FITK, Prof. Dr. H. Fatah Syukur M.Ag., dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan teknologi seperti yang disampaikan Nasrul Fahmi Zaki Fuadi adalah penentu reputasi. “Reputasi program studi saat ini sangat ditentukan oleh seberapa baik kita mengelola aset digital, mulai dari integritas karya ilmiah melalui Turnitin, visibilitas publikasi dosen di SINTA dan Google Scholar, hingga citra prodi di website dan media sosial,” tegasnya.

​Workshop ini juga mencakup materi pengelolaan media sosial oleh Dr. Mahmud Yunus Mustofa, M.Pd.I., dan pengelolaan website prodi oleh Dr. Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I., namun sesi yang dibawakan oleh Nasrul Fahmi Zaki Fuadi menjadi inti dalam upaya FITK memastikan integritas dan visibilitas akademik digital dosen dan program studi. Workshop ini diharapkan dapat melahirkan operator yang cekatan dan profesional, mendukung upaya FITK UIN Walisongo mencapai target kinerja sangat baik. [FITK]

0 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *